![]() |
| Antibiotik |
Amoxicillin dan ciprofloxacin adalah jenis antibiotik yang sering diresepkan oleh dokter untuk mengobati berbagai infeksi. Kedua jenis antibiotik ini memiliki cakupan/spektrum yang luas sehingga mampu menyembuhkan berbagai jenis infeksi, baik yang disebabkan oleh bakteri gram positif maupun negatif. Namun, antibiotik ini juga memiliki efek samping yang harus diwaspadai, yaitu membunuh bakteri baik yang menetap di dalam tubuh, seperti di saluran pencernaan, kulit, dan reproduksi.
Adapun beberapa contoh antibiotik spektrum luas:
- Ceftriaxone: antibiotik ini termasuk dalam golongan cephalosporin generasi ke-3. Ceftriaxone efektif melawan berbagai jenis bakteri gram-positif dan gram-negatif, termasuk Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, Streptococcus pneumoniae, dan Neisseria meningitidis.
- Levofloxacin: antibiotik ini termasuk dalam golongan fluoroquinolone dan efektif melawan berbagai jenis bakteri gram-positif dan gram-negatif, termasuk Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, dan Pseudomonas aeruginosa.
- Azithromycin: antibiotik ini termasuk dalam golongan macrolide dan efektif melawan berbagai jenis bakteri gram-positif dan gram-negatif, termasuk Haemophilus influenzae, Streptococcus pneumoniae, dan Chlamydia trachomatis.
- Meropenem: antibiotik ini termasuk dalam golongan carbapenem dan efektif melawan berbagai jenis bakteri gram-positif dan gram-negatif, termasuk Acinetobacter baumannii, Klebsiella pneumoniae, dan Pseudomonas aeruginosa.
- Vancomycin: antibiotik ini termasuk dalam golongan glikopeptida dan efektif melawan berbagai jenis bakteri gram-positif, termasuk Staphylococcus aureus dan Streptococcus pneumoniae.
![]() |
| Bakteri baik, Sumber: iStock |
Ketika bakteri baik di dalam tubuh mati akibat konsumsi antibiotik, maka populasi jamur akan meningkat dan menyebabkan masalah seperti diare, sariawan, dan keputihan. Masalah ini tidak selalu terjadi, namun untuk mencegahnya jika diberi antibiotik spektrum luas seperti amoxicillin dan ciprofloxacin, sebaiknya minumlah yogurt yang mengandung bakteri baik.
Manfaat Minum Yogurt Setelah Mengkonsumsi Antibiotik
![]() |
| Yogurt, Sumber: Yesdok.com |
Untuk menghindari efek samping tersebut, sebaiknya Anda minum yogurt setelah mengkonsumsi amoxicillin dan ciprofloxacin. Yogurt mengandung bakteri baik yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan flora normal dalam tubuh. Bakteri baik ini disebut probiotik, dan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya diare, sariawan, dan keputihan akibat penggunaan antibiotik. Yogurt juga mengandung kalsium dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang Anda.
Namun, pastikan Anda memilih yogurt yang mengandung probiotik aktif, yaitu bakteri hidup yang dapat membantu memperbaiki keseimbangan flora normal dalam tubuh. Pilihlah yogurt yang mengandung Lactobacillus dan Bifidobacterium dalam jumlah yang cukup tinggi, minimal 1 miliar CFU (Colony Forming Units) per sajian. Selain itu, pastikan yogurt yang Anda beli tidak mengandung zat pengawet atau pewarna buatan.
![]() |
| Sumber: G-store.id |
Sebaiknya, minumlah yogurt setidaknya 2 jam setelah mengkonsumsi antibiotik, untuk memastikan obat telah diserap sepenuhnya oleh tubuh. Selain itu, hindari makan makanan yang mengandung banyak gula dan lemak setelah mengkonsumsi antibiotik, karena hal tersebut dapat mengganggu penyerapan obat.
Selain yogurt, makanan lain yang mengandung probiotik seperti kefir, kimchi, dan tempe juga dapat membantu menjaga keseimbangan flora normal di dalam tubuh. Namun, jika Anda tidak terlalu suka dengan makanan-makanan tersebut, yogurt tetap menjadi pilihan yang lebih praktis dan mudah ditemukan di pasaran.
Kesimpulan
Dalam rangka mencegah diare, sariawan, dan keputihan akibat antibiotik spektrum luas seperti amoxicillin dan ciprofloxacin, minumlah yogurt yang mengandung bakteri baik. Bakteri baik dalam yogurt dapat membantu menjaga populasi flora normal di dalam tubuh, terutama di sistem pencernaan, kulit, dan reproduksi. Hal ini dapat mencegah peningkatan jumlah jamur dan mencegah infeksi jamur.
Namun, sebelum mengambil tindakan apapun, pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti instruksi yang diberikan. Mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter dapat membahayakan kesehatan dan meningkatkan risiko efek samping yang tidak diinginkan.
Selain itu, perlu diingat bahwa minum yogurt tidak selalu dapat mencegah efek samping dari antibiotik. Setiap orang bereaksi berbeda terhadap antibiotik dan ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi kesehatan flora tubuh. Oleh karena itu, selalu jaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dengan mengonsumsi makanan sehat dan melakukan gaya hidup yang sehat.
Terakhir, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan lainnya jika mengalami gejala yang tidak biasa atau mengalami efek samping yang tidak diinginkan setelah mengonsumsi antibiotik.




إرسال تعليق